Jenis-Jenis Pengetahuan
Jenis-Jenis Pengetahuan
Pengetahuan menurut Soejono Soemargono
dapat dibagi atas :
a.
Pengetahuan Non Ilmiah
b.
Pengetahuan Ilmiah
Pengetahuan
non ilmiah adalah pengetahuan yang diperoleh dengan menggunakan cara-cara yang
tidak termasuk dalam kategori metode ilmiah.daam hal ini termasuk juga
pengetahuan yang tahap terakhir direncanakan untuk diolah menjadi pengetahuan
ilmiah yang biasanya disebut dengan istilah pengetahuan pra ilmiah.
Adapun
pengetahuan ilmiah adalah segenap hasil pemahaman manusia yang diperoleh dengan
menggunakan metode-metode ilmiah. Jenis pengetahuan dapat dilihat menurut
pendapat plato dan aristoteles .plato membagi pengetahuan menruut tingkatan
pengetahuan sesuai dengan karakteristik objeknya . Pembagiannya adalah sebagai
berikut :
1. Pengetahuan
eikasia (khayalan)
Tingkatan yang paling rendah
disebut dengan pengetahuan eikasia yaitu pengetahuan yang objeknya berupa
bayangan atau gambaran. Pengetahuan ini isinya hal-hal yang berhubungan dengan
kesenangan atau kesukaan serta kenikmatan manusia yang berpengetahuan.
2. Pengetahuan
pistis(substansial)
Satu tingkat
diatas eikasia adalah tingaktan pistis atau pengetahuan substansial
.pengetahuan ini adalah pengetahuan mengenai hal-hal yang tampak dalam dunia
kenyataan atau dapat di indrai secara langsung . objek pengetahuan ini biasanya
disebut dengan zooya karena isi pengetahuan semacam ini mendekati suatu
keyakinan.
3. Pengetahuan
dianoya (matematik)
Pengetahuan
dalam tigkatan ketiga adalah dianoya. Plato menerangkan pengetahuan tingkat ini
ialah yang didalamnya sesuatu yang tidak terletak pada fakta atau objek yang
nampak , tetapi juga terletak pada bagaimana cara berpikirnya . contoh yang
dituturkan plato tentang pengetahuan ini adalah para ahli matematika atau
geometri, dimana objeknya adalah matematik , yakni suatu yang harus diselidiki
melalui akla budi melalui diagram,gambar kemudia di tarik melalui suatu
hipotesis.
4. Pengetahuan
noetis (filsafat)
Pengetahuan
tingkat tertinggi disebut noesis ,pengetahuan yang objeknya arche , yakni
prinsip-prinsip utama yang mencakup epistemologis dan metafisik. Prinsip utama
pengetahuan ini biasa disebut ide. Plato menerangkan tentang pengetahuan ini
adalah hampir sama dengan pengetahuan berpikir , tetapi tidak lagi menggunakan
pertolonga gambar ,diagram melainkan dengan pikiran yang sungguh-sungguh
abstrak.
Sedangkan
menurut aristoteles,pengetahuan harus merupakan kenyataan yang dapat diindrai
dan kenyataan adalah sesuatu yang merangsang budi kita kemudia megolahnya .Pengetahuan
yang umumnya merupakan kumpulan dinamakan rational knowledge yang dipisahkan
menajdi tiga jenis, yaitu:
a. Pengetahuan
produksi (Seni).
b. Pengetahuan
praktis ( etika, ekonomi, dan politik)
c. Pegetahuan
teoritis ( fisika, matematika, dan metafisika/filsafat pertama.
Daftar Pustaka
Surajiyo. 2008. Ilmu Filsafat.
Jakarta: Bumi Aksara