Ciri-ciri filsafat
Ciri-ciri
filsafat
Bila dilihat dari aktivitasnya, filsafata merupakan
suatu cara berfikir yang mempunyai karakteristik tertentu . Menurut sutan
takdir alishjahbana syarat-syarat berfikir yang disebut filsafat yaitu :
- Berfikir dengan teliti
- Berfikir menurut aturan yang pastiDua ciri tersebut menandakan befikir yang insaf , dan yang demikianlah yang disebut dengan filsafat .Sementara itu sidi gazalba menyatakan bahwa ciri berfilsafat atau cara berfikir filsafat adalah radikal , sistematik , dan universal . Radikal bermakna berfikir sampai ke akarnya , tidak tanggung-tanggung dampai dengan konsekuensinya dengan tidak terbelenggu oleh berbagai pemikiran yang sudah diterima umum . Sistematika artinya berfikir secara teratur dan logis dengan urutan rasional dan dapat dipertanggung jawabkan. Universal artonya berfikir secara menyeluruh tidak pada bagian bagian husu yang sifatnya terbatas.Sedangkan Sudarto (1996) menyatakan bahwa ciri-ciri berfikir filsafat adalah
- Metodis : menggunakan metode , cara yang lazim digunakan oleh ahli filsafat dalam proses berfikir
- Sistematis : berfikir dalam suatu keterkaitan antara unsur-unsur dalam suatu keseluruhan sehingga tersusun suatu pemikiran filsufis
- Koheren : diantara unsur-unsur yang dipikurkan tidak terjadi suatu unsue yang bertentangan secara logis
- Rasional : berdasarkan kaidah berfikir yang benar dan logis
- Radikal : berfikir secara mendalam sampai ke akarnya atau sampai pada tingkatan esensi yang sedalam-salamnya
- Universal : muatan kebenarannya bersifat universal mengarah pada realitas kehidupan manusia secara keseluruhan .Dengan demikian berfikir filsafat bukanlah sembarang berfikir tapi berfikir yang mengacu pada kaidah tertentu secara disiplin dan mendalam . Pada dasarnya mansia adalah homo sapien hal ini tidak bisa serta merta semua manusia menjadi filsuf sebab berfikir filsafat memerlukan latihan dan pembiasaan yang terus menerus dalam kegiatan berfikirnya , sehingga setiap masalah mendapat pencermatan yang mendalam untuk mencapai kebenaran jawaban dengan cara yang benar sebagai manifestasi kecintaan pada kebenaran.Daftar PustakaFautanu, Idzam . 2012. Filsafat Ilmu. Jakarta: Referensi